Jumat, 17 Mei 2013

Jakarta - Sungguh memilukan, itulah kata yang pas untuk berita satu ini. Sebenarnya berita video ini sudah beredar lama. Namun, belum ada tindak konkret dari pihak berwajib terkait dengan beredarnya video porno dua orang editor buku di Indonesia ini. Kelakuan dua orang ini benar-benar merusak moral bangsa. Terkait hal ini, pihak Lembaga Perlindungan Anak di bawah Umur akan melaporkan secara resmi tentang video ini. dan rencananya Lembaga Perlindungan Anak akan melaporkan video tersebut pada tanggal 25 Mei 2013 kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia. Semoga para pelaku segera ditangkap.
 
 
 
 

Dua orang pembuat buku untuk para siswa di negeri kita ternyata tidak memiliki moral. Dalam situs youtube.com memperlihatkan sebuah video porno berdurasi 3 menit yang dilakukan oleh dua orang yang disinyalir adalah editor buku. Dalam video tersebut terdapat dua orang yang sedang bercumbu. Apabila kasus ini telah diketahui banyak orang, bukan tak mungkin berita ini akan menjadi heboh di seluruh Indonesia. Kejadian ini akan semakin memperburuk citra perusahaan penerbit yang disinyalir berlokasi di Solo tersebut. Namun, video dalam situs youtube tersebut sudah diblokir oleh pihak youtube.

Setelah beberapa waktu lalu sebuah penerbit buku di Solo kedapatan buku mereka diduga berisi tulisan yang mengarah pornografi, mengklaim buku terbitannya sudah sesuai dengan Panitia Penelitian Buku Non-Teks Pelajaran.

Sementara itu, pihak penerbit mengatakan buku terbitannya telah disahkan dan layak menjadi buku non-teks. Hal tersebut berdasarkan keputusan Kepala Pusat Pembukuan Kemdiknas. 


Apabila kasus video porno ini terangkat ke public, bukan tak mungkin kasus ini akan menggemparkan Indonesia. Dan akan membuat bangsa Indonesia tak percaya lagi dengan buku-buku buatan swasta. Dan yang pasti para pelaku di video itu akan dijerat hukum dengan hukuman yang seberat-beratnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar